Skip to content

Luqman al Hakim,Manusia yang Penuh Hikmah

Januari 16, 2010
tags:

Terrdapat perbedaan  menyangkut negeri asal manusia bijak ini. Ada ulama menyebut Habsyi (Ethopia) ada pula yang menyebut Nabia.Kedua negeri ini sama-sama berada di Afrika.
Tapi satu hal yang pasti, Luqman Al-Hakim hidup di zaman Nabi Daud as. la dikaruniai umur 1000 tahun, dan sempat hidup beberapa waktu bersama Daud as. Luqman selalu mendampingi serta mendukung Daud dengan kata-kata, perbuatan dan pemikiran yang penuh hikmah. Beberapa riwayat mengatakan, Nabi Daud sering bertandang ke kediaman Luqman untuk mendengarkan mutiara-mutiara hikmah yang diberikan Luqman. Bahkan, sebelum Daud diangkat menjadi nabi, Luqman sering memberikan fatwa-fatwa kepada orang vang memintanya. Namun setelah Daud meniadi Nabi, ia tidak mau lagi berfatwa. Sewaktu ditanya orang mengapa tidak lagi berfatwa, ia rmenjawab”Bukankah aku harus merasa cukup, karena benar-benar aku telah dicukupi dengan diutusnya Nabi Daud itu.”
Dalam kitab Badai’uz Zuhur disebutkan bahwa Luqman al-Hakim tetap tinggal di kota Ramlah, dekat Baitul Maqdis hingga wafatnya..
Sebagaimana orang-orang Afrika, Luqman juga berkulit hitam legam Bibirnya tebal dan telapak kakinya pecah-pecah. Jabir bin Adillah menambahkan, “Luqman itu itu bertubuh pendek, hidungnya pesek, berasal dari negeri Nabia.”
Dari segi fisik, Luqman memang jauh dari rupawan. Malah sebelumnya, ia budak belian yang dimerdekakan Tetapi semua kekurangannya itu terhapus oleh kemuliaan budi dan ketakwaannya kepada Allah. Hingga Rasulullah saw sendiri menaruh hormat kepada Luqman. Sebuah hadits diriwayatkan oleh Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Ibnu Abbas r.a, bahwa Nabi saw bersabda, “Hormatilah orang-orang berkulit hitam. Sebab tiga di antara mereka termasuk orang-orang terhormat dan ahli surga merekaadalah Luqman al-Hakim, an-Najasyi dan Bilal sang muadzin kita.” —Di lain kesempatan Rasulullah berkata lagi,’Aku berkata dengan sebenarnya bah¬wa Luqman bukanlah seorang Nabi. Ia seorang hamba yang dijaga Allah ta’ala. Ia banyak berfikir, berkeyakinan baik, mencintai Allah dan Allah pun mencintainya. Maka Allah menganugerahkan hikmah kepadanya.”
” Dari sabda Rasulullah di atas jelaslah, sifat-sifat pribadi Luqman yang menun¬jukkan kemuliaan dirinya, yakni menjadi hamba Allah yang dijaga, dipelihara dan dilindungi dari kemungkaran-kemungkaran, dikaruniai kemampuan berfikir kreatif, waktunya banyak untuk bertafakur, berfikir untuk kemaslahatan, mempunyai tingkat keyakinan yang sangat baik dan sangat tinggi sehingga segala sesuatu dihadapi dengan mantap dan penuh kematangan pribadi. Luqman juga menunjukkan dirinya sebagai hamba yang sangat mendalam rasa cintanya kepada Allah sehingga layak mendapat sebutan sebagai orang yang dicintai Allah, suatu tingkat yang sangat terhormat. Sementara kemuliaan lain yang selalu melekat pada dirinya adalah menjadi hamba Allah yang dikaruniai hikmah.
Karena sifat-sifat mulia itulah, tak heran bila banyak orang datang kepadanya untuk minta nasihat atau sekedar mendengar perkataannya. Suatu ketika seorang laki-laki yang merasa kagum kepadanya menanyakan resep vang dilakukan Luqman. Maka Luqman menjelaskan, “Wahai saudaraku, jika_engkau bersedia mendengarkan dan mengambil apa yang, aku katakan, niscaya engkaupun akan. menjadi seperti aku,” kata Luqman tanpa bermaksud menyombongkan diri.
Sejurus kemudian ia membeberkan resepnya, “Kututup penglihatanku dari memandang sesuatu vang tidak baik, kujaga lisanku dari berkata vang tidak benar, kujaga kesucian makananku dari vang haram, kujaga kemaluanku dari per buatan yang haram, aku hanya berkata vang benar dan kutepati janjiku. Aku juga selalu memuliakan tamu-tamuku, berbuat baik kepada tetanggaku dan kutinggalkan perbuatan yang tidak perlu itulah perbuatan yang menjadikanku sebagaimana yang engkau lihat.”
Abu Darda meriwayatkan bahwa Luqman adalah seorang yang pendiam, banyak bertafakur dan sangat dalam pemikirannya..
Di siang hari tidak pernah tidur,dan berbuat yang sia-sia. Luqman juga seorang yang dikenal tidak pernah mengulangi perkataan yang diucapkannya kecuali karena hikmah yang diminta seseorang. Ia sering datang kepada penguasa dan para hakim dengan maksud memberi pertimbangan, rajin berfikir untuk kemaslahatan dan memetik pelajaran. Hal yang menunjukkan kesabaran dan ketabahannya adalah ketika putra-putranya meninggal, tetapi ia tidak pernah menangisinya.

Penerima Hikmah
Ada beberapa definisi hikmah, diantaranya ialah mendapatkan pertolongan untuk mengamalkan ilmu. Tapi orang yang diberi taufiq mengamalkan ilmunya berarti telah diberi hikmah. Syaikh Ahmad Musthafa Al-Ma-raghi mengatakan, “Hikmah adalah akal dan kecerdasan”
Imam Al-Manawi mengatakan. “Hikmah adalah hiasan aka neraca keadilan, bahasa keimanan, sumber kejelasan, ungkapan taman sastra, penghalau kesedihan jiwa, pemberi keamanan kepada orang-orang yang ketakutan, penghibur orang yang
kesepian, pemberi keuntungan bagi orang-orang yang menginginkan, kebahagiaan dunia dan akherat dan keselamatan kini dan kelak ”
Dalam kitab Qishashul An-biya’, Ibnu Ishaq menyebutkan awal mula Luqman menerima hikmah. Ketika Luqman tidur. terdengar suara memanggil, “Hai Luqman, maukah engkau bila Allah memilihmu sebagai khalifah (pemegang tertinggi urusan ummat) di muka bumi, untuk menegakkan keadilan diantara para penghuninya dengan sebenarnya?”
Maka ia menjawab panggilan itu dengan berkata. “Jika Allah menyuruh aku memilih, tentulah aku memilih keselamatan dan-kebebasan, tidak memilih menghadapi bencana. Tetapi jika Allah memerintahkan agar aku memegang jabatan khalifah tersebut aku pun akan tunduk dan patuh menerimanya. Sebab aku yakin manakala Allah telah” memerintahkan demikian, niscaya Dia akan menolong dan melindungi aku? ”
MakaJibril bertanya, “Mengapa demikian, wahai Luqman?” Jawab Luqman, “Ya, karena kepala negara itu betapapun bobrok dan jeleknya ia Senantiasa didatangi orang-orang teraniaya dari berbagai penjuru untuk menuntut keadilan Jika berbuat benar dalam tindakannya, maka selamatlah ia. Tetapi jika berbuat salah atau keliru, maka ia tersesat dari jalan menuju surga.”
“Barangsiapa di dunia menjadi rakyat biasa, maka itu lebih baik dari pada menjadi orang terhormat memangku jabatan. Dan barangsiapa memilih dunia dan menge nyampingkan akhirat, makaakan luputlah baginya dunia itu dari tangannya dan tiada baginya akhirat.”
Jibril merasa kagum dengan jawaban Luqman. Maka ketika Luqman tidur nyenyak, selama tidur itu Jibril memberikan hikmah kepadanva. Setelahbangun dari tidurnya, sejak itulah ia berbicara dengan ungkapan-ungkapan penuh hikmah yang dalam.
Seusai Luqman menerima hikmah tersebut, lalu giliran Daud mendapat panggilan ghaib menawarkan sebagai khalifah di bumi seperti yang ditawarkan kepada Luqman sebelumnya.Dan Daud bersedia menerimanya tanpa mengemukakan persyaratan seperti Luqman. Luqman al-Hakim kemudian mendampingi Nabi Daud as dalam pemerintahannya dengan kata-kata hikmahnya.
Melihatl Luqman yang tidakbanyak beban tanggung jawab seperti yang dialami Daud maka Daud berkata, “Sungguh bahagia engkau wahai Luqman. Kepadamu diberikan hikmah, maka terhindarlah engkau dari ujian dan bencana. Sedangkan kepadaku diberikan jabatan khalifah sehingga aku senantiasa dihadapkan ujian, bencana dan fitnah.”

Nasihat untuk putranya
Sungguh terhormat kedudukan Luqman al-Hakim dan putranya, karena nama dan petuah-petuahnya diabadikan Allah dalam al Qur’an Surat Luqman: 13-19. Nasihat Luqman kepada putranya itu seperti di bawah ini :
“Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar”.
“Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasnya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. .
Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).”
“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.
Dan sederhanalah kamu dalam ber jalan dan lunakkanlah suaramu Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

Demikianlah nasihat Luqman, sekaligus isyarakt dari Allah agar para orang tua (juga sebagai anak), melaksanakan sebagaimana dilaksanakan Luqman.*

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: